PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
TUJUAN
PEMBELAJARAN;
·
Menyimpulkan
pengertian perubahan sosial budaya;
· Mengklasifikasikan bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya
mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan
perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya
melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh
masyarakat. Perubahan
sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi di
masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai
individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas.
Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut
dengan masyarakat.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
PENDAPAT TOKOH
Max Weber
Menurut
buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max
Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya
ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
Sosiolog Indonesia Selo
Soemardjan mendefinisikan perubahan sosial budaya sebagai segala
perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosialnya.
Apa sistem sosial yang dimaksud? Sistem sosial bisa berupa nilai-nilai, norma,
pola perilaku kelompok sosial di masyarakat.
Pakar ilmu sosial Gillin dan Gillin mengatakan
bahwa perubahan sosial budaya merupakan suatu variasi dari cara hidup
masyarakat yang telah diterima, baik karena perubaha kondisi geografis, kultur,
demografi, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di
masyarakat.
Samuel Koenig medefinisikan perubahan sosial
budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang
disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal
dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri
manusia.
Dari ulasan di atas, kita bisa simpulkan
bahwa perubahan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur
sosial budaya yang memengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial.
Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
UNSUR
SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial,
terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
·
Nilai-nilai
sosial.
·
Organisasi.
·
Pola
perilaku.
·
Susunan
dari lembaga kemasyarakatan.
·
Kekuasaan
serta wewenang.
·
Lapisan
di dalam lingkungan masyarakat.
·
Hubungan
sosial.
· Interaksi sosial.
UNSUR
BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam
lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain
adalah:
·
Bahasa.
·
Sistem
pengetahuan.
·
Sistem
peralatan dan teknologi.
·
Organisasi
sosial
·
Sistem
ekonomi & mata pencaharian.
·
Kesenian.
· Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
Perubahan
sosial sifatnya berkelanjutan dan ini merupakan ciri-ciri yang paling utama.
Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat
bisa juga secara lambat. Perubahan sosial sudah pasti terjadi pada masyarakat
dan akan terus berkembang. Hal ini adalah konsekuensi dasar karena manusia
merupakan mahkluk sosial.
2.
Imitatif
Perubahan
sosial juga bersifat imitatif, apa maksudnya? Misalnya perubahan terjadi pada
suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok
masyarakat lainnya. Kok bisa? Ya, hal itu terjadi karena masing-masing kelompok
akan saling mempengaruhi, mereka tidak dapat mengisolir diri dari
perubahan-perubahan yang ada.
3.
Disorganisasi Sementara
Disorganisasi
adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi
bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan
sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan menimbulkan disorganisasi yang
bersifat sementara. Contoh disorganisasi sementara pada perubahan sosial itu
seperti disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada
tahun 1998.
4.
Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan
sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi,
perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya. Kenapa begitu? Karena antara
aspek material dan immaterial memiliki satu hubungan kausalitas (timbal balik)
5.
Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara
tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara
lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan
segmentasi.
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
Kontak dengan kebudayaan lain dapat
menyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan
baru yang telah dihasilkan.
Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal
dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan
budaya sendiri. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan
dan memperkaya kebudayaan yang ada.
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu
bagi manusia, terutama membuka pikiran dan mem-biasakan berpola pikir ilmiah,
rasional, dan objektif. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai
apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak.
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
Penghargaan terhadap hasil karya seseorang
akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi, sehingga masyarakat
akan semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain.
4) Toleransi
terhadap Perbuatan yang Menyimpang
Penyimpangan sosial sejauh tidak melanggar
hukum atau merupakan tindak pidana, dapat merupakan cikal bakal terjadinya
perubahan sosial budaya.Untuk itu, toleransi dapat diberikan agar semakin
tercipta hal-hal baru yang kreatif.
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open
Stratification)
Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak
sosial ertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat.
Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan
dengan sesamanya. Hal ini membuka kesempatan kepada para indi idu untuk dapat
mengembangkan kemampuan dirinya.
6) Heterogenitas Penduduk
Di dalam masyarakat heterogen yang mempunyai
latar belakang budaya, ras, dan ideologi yang berbeda akan mudah terjadi
pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial. Keadaan demikian
merupakan pendorong terjadinya perubahan-perubahan baru dalam masyarakat dalam
upayanya untuk mencapai keselarasan sosial.
7) Orientasi ke Masa Depan
Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa
depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya
penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman.
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap
Bidang-Bidang Tertentu
Ketidakpuasan yang berlangsung lama di
kehidupan masyarakat dapat menimbulkan reaksi berupa perlawanan, pertentangan,
dan gerakan revolusi untuk mengubahnya.
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa
Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Ikhtiar harus selalu dilakukan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas.
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
Kehidupan terasing menyebabkan suatu
masyarakat tidak mengetahui perkembangan-perkembangan yang telah terjadi. Hal
ini menyebabkan pola-pola pemikiran dan kehidupan masyarakat menjadi statis
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu
Pengetahuan
Kondisi ini dapat dikarenakan kehidupan
masyarakat yang terasing dan tertutup, contohnya masyarakat pedalaman. Tapi
mungkin juga karena masyarakat itu lama berada di bawah pengaruh masyarakat
lain (terjajah).
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat
Tradisional
Sikap yang mengagung-agungkan tradisi dan masa
lampau dapat membuat terlena dan sulit menerima kemajuan dan perubahan zaman.
Lebih parah lagi jika masyarakat yang bersangkutan didominasi oleh golongan
konserfatif (kolot).
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada
Integritas Kebudayaan
Integrasi kebudayaan seringkali berjalan tidak
sempurna, kondisi seperti ini dikhawatirkan akan menggoyahkan pola kehidupan
atau kebudayaan yang telah ada. Beberapa golongan masyarakat berupaya
menghindari risiko ini dan tetap mempertahankan diri pada pola kehidupan atau
kebudayaan yang telah ada.
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah
Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
Organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan
strata akan menghambat terjadinya perubahan. Golongan masyarakat yang mempunyai
kedudukan lebih tinggi tentunya akan mempertahankan statusnya tersebut. Kondisi
inilah yang menyebabkan terhambatnya proses perubahan.
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka
Terhadap Hal Baru (Asing)
Sikap yang demikian banyak dijumpai dalam
masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain, misalnya oleh bangsa Barat.
Mereka mencurigai semua hal yang berasal dari Barat karena belum bisa melupakan
pengalaman pahit selama masa penjajahan, sehingga mereka cenderung menutup diri
dari pengaruh-pengaruh asing.
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
Setiap usaha perubahan pada unsur-unsur
kebudayaan rohaniah, biasanya diartikan sebagai usaha yang berlawanan dengan
ideologi masyarakat yang sudah menjadi dasar integrasi masyarakat tersebut.
8) Adat atau Kebiasaan
yang Telah Mengakar
Adat atau kebiasaan merupakan pola-pola
perilaku bagi anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Adakalanya
adat dan kebiasaan begitu kuatnya sehingga sulit untuk diubah. Hal ini
merupakan bentuk halangan terhadap perkembangan dan perubahan kebudayaan.
Misalnya, memotong padi dengan mesin dapat mempercepat proses pemanenan, namun
karena adat dan kebiasaan masyarakat masih banyak yang menggunakan sabit atau
ani-ani, maka mesin pemotong padi tidak akan digunakan.
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin
Diperbaiki.
Pandangan tersebut adalah pandangan
pesimistis. Masyarakat cenderung menerima kehidupan apa adanya dengan dalih
suatu kehidupan telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Pola pikir semacam ini tentu
saja tidak akan memacu pekembangan kehidupan manusia.
BENTUK –BENTUK PERUBAHAN
SOSIAL BUDAYA
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
Perubahan evolusi membutuhkan
waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan-tahapan
dari sederhana menjadi maju, contohnya yang terjadi pada Suku Anak Dalam atau
Suku Kubu di Jambi. Mereka dulu sangat menolak berbagai perubahan sosial yang
ada. Tetapi, perlahan, mereka mulai menerima ilmu pengetahuan dengan
mengizinkan banyak relawan dan peneliti untuk mengajarkan membaca, menulis, dan
berhitung pada anak-anak. Meski demikian, sampai hari ini mereka masih mematuhi
hukum adatnya. Contoh lainnya; Kayu
bakar – Kompor minyak – Kompot gas – kompor listrik, Kehidupan manusia masa
Berburu – meramu – menetap – bercocok tanam
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
Revolusi adalah sebutan bagi perubahan
yang berlangsung dengan sangat cepat. Revolusi mengubah dasar dari kehidupan
pokok di masyarakat. Salah satu contohnya yang pernah mengubah dunia adalah
Revolusi Industri di Eropa, saat itu pabrik yang bekerja dengan alat
tradisional digantikan dengan mesin-mesin besar, Berkirim pesan, Sarana telekomunikasi,
Revolusi politik.

Syarat terjadinya revolusi;
- Harus ada kesepakatan
untuk berubah
- Harus ada
moment tertentu
- Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
-
Harus
ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat oleh
masyarakat dan dilengkapi oleh suatu ideologi tertentu.
B. BERDASARKAN
SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan
(Planned Change)
Perubahan yang dikehendaki adalah perubahan-perubahan yang
dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan
(agent of change). Contoh dari perubahan yang dikehendaki adalah
diputuskannya kebijakan desentralisasi yang menggantikan keputusan
sentralisasi, penggunaan teknologi, buku digital (e-book),

2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak
Direncanakan (Unplanned Change)
Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan sosial yang
terjadi di luar jangkauan masyarakat. Perubahan tidak terencana sering membawa
masalah dan kekacauan pada masyarakat. Contoh dari perubahan sosial tidak
dikehendaki adalah relokasi seluruh masyarakat Suku Anak Dalam di Jambi
dan Riau, karena kebakaran hutan Sumatra yang diakibatkan oleh penggundulan
hutan dan pembakaran hutan dilakukan secara sengaja, budaya 3M di masa pandemic
Covid, bencana alam, dan lain – lain.
1. Perubahan Sosial Kecil
Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur
masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
Perubahan sosial kecil tidak memberi dampak yang besar bagi kehidupan sosial,
salah satu contohnya adalah perubahan mode pakaian, model hp, model rambut, dan
lain – lain.
2. Perubahan Sosial Besar
Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan
membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial. Contoh
perubahan sosial besar adalah pergeseran dari masyarakat agraris ke masyarakat
industri, penggunaan bahasa asing, modernisasi.
D. BERDASARKAN
ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan,
sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat. Contohnya yaitu
meningkatnya pembangunan listrik hingga ke pelosok desa, teknologi tepat guna, persamaan
gender dalam pekerjaan, dan lain-lain.
2. Perubahan Sosial Regress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran,
sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat. Contohnya yaitu adanya terorisme
atau pengeboman massal yang menimbulkan kematian/korban jiwa dan rusaknya
sarana infrastruktur masyarakat, penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkotika,
penyalahgunaan teknologi, dan lain-lain.
Sumber;
Khosyiio Zufar Nugroho/9C/20
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
Perubahan sosial sifatnya berkelanjutan dan ini merupakan ciri-ciri yang paling utama. Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat. Perubahan sosial sudah pasti terjadi pada masyarakat dan akan terus berkembang. Hal ini adalah konsekuensi dasar karena manusia merupakan mahkluk sosial.
2. Imitatif
Perubahan sosial juga bersifat imitatif, apa maksudnya? Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya. Kok bisa? Ya, hal itu terjadi karena masing-masing kelompok akan saling mempengaruhi, mereka tidak dapat mengisolir diri dari perubahan-perubahan yang ada.
3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara. Contoh disorganisasi sementara pada perubahan sosial itu seperti disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada tahun 1998.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya. Kenapa begitu? Karena antara aspek material dan immaterial memiliki satu hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
Tiara Lestari/9B/35/Kehidupan manusia sebagai makhluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku,perubahan cara berpikir,dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Unsur-unsur dalam perubahan sosial antara lain nilai-nilai sosial,organisasi,pola perilaku,susunan dari lembaga kemasyarakatan dan lain-lain. Unsur budaya dalam lingkup masyarakat antara lain bahasa,sistem pengetahuan,sistem peralatan dan teknologi,organisasi sosial,sistem ekonomi dan mata pencaharian,kesenian,dan sistem keagamaan. Ciri-ciri perubahan sosial budaya antara lain berkelanjutan,imitatif,disorganisasi sementara,hubungan kausalitas (timbal balik),penggolongan watak (tipologis). Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya berdasarkan waktu yaitu perubahan sosial lambat (evolusi) dan perubahan sosial cepat (revolusi). Berdasarkan sudut pandang masyarakat yaitu perubahan yang dikehendaki/direncanakan (planned change) dan perubahan yang tidak dikehendaki/tidak direncanakan (unplanned change). Berdasarkan pengaruhnya yaitu perubahan sosial kecil dan perubahan sosial besar. Berdasarkan arah perkembangannya yaitu perubahan sosial progress dan perubahan sosial regress.
BalasHapusNindita Aprilia//9A//22
BalasHapusKehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita. Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya. Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan.
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
•Faktor Pendorong Perubahan:
Adanya kontak dengan kebudayaan lain, sistem pendidikan formal yang maju, sikap menghargai hasil karya orang lain, sikap menghargai hasil karya orang lain, toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang, Sistem terbuka masyarakat (Open Stratification), heterogenitas penduduk, orientasi ke masa depan, ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu, nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
•Faktor penghambat perubahan:
Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, terlambatnya perkembangan Ilmu pengetahuan, sikap masyarakat yang masih sangat tradisional, rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan, adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat (Vested Interest), adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru (Asing), hambatan-hambatan yang bersifat ideologis, adat atau kebiasaan yang telah mengakar, nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
Nadia Oktaviani 9B no absen 24
BalasHapusPerubahan sosial budaya
Pengertian
>>Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Pendapat tokoh
>> Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
Selo Seomardjan
Perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.
J.L Gillin & J.P Gillin
Perubahan sosial merupakan variasi dari cara-cara atau mode hidup yang telah diterima, bisa karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk atau ideologi, dalam kebudayaan materil, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.
Samuel Koenig
medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
Unsur-unsur
>>Unsur unsur sosial
Organisasi, Pola perilaku, Susunan dari lembaga kemasyarakatan, Kekuasaan serta wewenang, Lapisan di dalam lingkungan masyarakat, Hubungan sosial, Interaksi sosial.
Unsur unsur budaya
Bahasa, Sistem pengetahuan, Sistem peralatan dan teknologi, Organisasi sosial, Sistem ekonomi & mata pencaharian, Kesenian, Sistem keagamaan.
Ciri-ciri
>>Berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas (timbal balik), penggolongan watak (Tipologis)
Faktor pendorong perubahan
>>1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Faktor penghambat perubahan
>>1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3. Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4. Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6. Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8. Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
Bentuk bentuk perubahan sosial budaya
>>Bedasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat
2. Perubahan sosial cepat
Bedasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki/direncanakan
2. Perubahan yang tidak dikehendaki/ direncanakan
Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan sosial kecil
2. Perubahan sosial besar
Berdasarkan perkembangannya
1. Perubahan sosial progres
2. Perubahan sosial regres
Dikri Tuslaf/9B/10.
BalasHapus•PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.
•PENDAPAT TOKOH
~Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
•Unsur Sosial
~Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
Nilai-nilai sosial.
Organisasi.
Pola perilaku.
Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
Kekuasaan serta wewenang.
Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
Hubungan sosial.
Interaksi sosial.
•UNSUR BUDAYA
~Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
Bahasa.
Sistem pengetahuan.
Sistem peralatan dan teknologi.
Organisasi sosial
Sistem ekonomi & mata pencaharian.
Kesenian.
Sistem keagamaan.
•Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
1. Berkelanjutan
2.Imitiatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
•Faktor-Faktor Pendorong Perubahan.
1.Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2.Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3.Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4.Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5.Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6.Heterogenitas Penduduk
7.Orientasi ke masa depan
8.Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9.Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
•Faktor-Faktor Penghambat Perubahan.
1.Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2.Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3.Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4.Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5.Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6.Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7.Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8.Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9.Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
Herfirlie Nuralifa/9B/18
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.l
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain.
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
Siti Aisyah Ramadani/9C/35
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya
✧. Pengertian
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
✧. Unsur Sosial
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
✧. Unsur Budaya
- Bahasa
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
✧. Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat.
2. Imitatif
Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya.
3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya.
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
✧. Faktor pendorong & penghambat perubahan
. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki
✧. Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
A. Berdasarkan waktu
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
✧. Berdasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
✧. Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan Sosial Besar
✧. Berdasarkan arah perkembangan
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
Ezhar Bagas H./9A/11
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL:
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA:
- Bahasa.
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial.
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
1. Berkelanjutan.
2. Imitatif.
3. Disorganisasi Sementara.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik).
5. Penggolongan Watak (Tipologis).
Nasywa maulidina/9C/23
BalasHapusPerubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan dirasakan di kehidupan sehari hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi dimasyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Menurut buku max weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur unsur didalamnya.
Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
Unsur sosial,
Unsur unsur dalam perubahan sosial dimasyarakat antara lain adalah:
Nilai nilai sosial, organisasi, pola perilaku, susunan dari lembaga kemasyarakatan, kekuasaan serta wewenang, lapisan didalam lingkungan masyarakat, hubungan sosial, interaksi sosial.
Unsur budaya,
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
Bahasa, sistem pengetahuan, sistem peralatan dan teknologi, organisasi sosial, sistem ekonomi dan mata pencaharian, kesenian, sistem keagamaan
Ciri ciri perubahan sosial budaya
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi sementara
4. Hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan watak (tipologis)
Faktor pendorong dan penghambat perubahan
1. Adanya kontak pendorong perubahan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6. Heterogenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Zidane Solahudin/9A/36.
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya adalah perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang memengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial. Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
Unsur-unsur dalam perubahan sosial : Unsur Sosial
-Unsur Budaya
Ciri-ciri perubahan sosial budaya : -Berkelanjutan
-Imitatif
-Disorganisasi sementara
-Hubungan kausalitas (timbal balik)
-Penggolongan watak (Tipologis)
Faktor Pendorong Dan Penghambat Perubahan :
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan : -Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
-Sistem Pendidikan Formal yang Maju
-Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
-Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
-Sistem Terbuka Masyarakat
-Heterogenitas Penduduk
-Orientasi ke masa depan
-Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
-Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Faktor Penghambatnya :
-Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
-Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
-Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
-Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
-Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat.
-Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
-Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
-Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
-Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
Bentuk–Bentuk Perubahan Sosial Budaya :
Berdasarkan Waktu :
-Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
-Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
Syarat terjadinya revolusi :
-Harus ada kesepakatan untuk berubah
-Harus ada moment tertentu
-Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
-Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai.
Berdasarkan Sudut Pandang Masyarakat :
-Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan.
-Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan
Berdasarkan pengaruhnya :
-Perubahan Sosial Kecil dan besar
Berdasarkan arah perkembangannya : Perubahan Sosial Progress dan Regress
—Kirana Salsabilla//9B//(20)
BalasHapus📌Perubahan sosial budaya
✨Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
✨Pendapat tokoh
—Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
—Selo Seomardjan
Perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.
—J.L Gillin & J.P Gillin
Perubahan sosial merupakan variasi dari cara-cara atau mode hidup yang telah diterima, bisa karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk atau ideologi, dalam kebudayaan materil, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.
—Samuel Koenig
medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
✨Unsur-unsur sosial
-Nilai-nilai sosial,
-Organisasi,
-Pola perilaku
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan -Kekuasaan serta wewenang
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat
- Hubungan sosial
- Interaksi sosial.
✨Unsur unsur budaya
-Bahasa
-Sistem pengetahuan
-Sistem peralatan dan teknologi
- Organisasi sosial
- Sistem ekonomi & mata pencaharian -Kesenian
- Sistem keagamaan.
✨Ciri-ciri perubahan sosial budaya
Berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas (timbal balik), penggolongan watak (Tipologis)
Faktor pendorong perubahan
1.Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2.Sistem pendidikan formal yang maju
3.Sikap menghargai hasil karya orang lain
4.Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5.Sistem terbuka masyarakat
6.Heterigenitas penduduk
7.Orientasi ke masa depan
8.Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9.Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
✨Faktor penghambat perubahan
1.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
Bentuk bentuk perubahan sosial budaya
✨Berdasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat
2. Perubahan sosial cepat
✨Bedasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki/direncanakan
2.Perubahan yang tidak dikehendaki/ direncanakan
✨Berdasarkan pengaruhnya
1.Perubahan sosial kecil
2.Perubahan sosial besar
Berdasarkan perkembangannya
1.Perubahan sosial progres
2.Perubahan sosial regres
Nama:Shalwa Restika
BalasHapusKelas:9C
Absen:34
Pengertian
perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang,
PENDAPAT TOKOH
*Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
*Selo Soemardjan mendefinisikan perubahan sosial budaya sebagai segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosialnya.
*Pakar ilmu sosial Gillin dan Gillin mengatakan bahwa perubahan sosial budaya merupakan suatu variasi dari cara hidup masyarakat yang telah diterima, baik karena perubaha kondisi geografis, kultur, demografi, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di masyarakat.
*Samuel Koenig medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
UNSUR SOSIAL
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
CIRI CIRI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1.Berkelanjutan
2. Imitatif.
3. Disorganisasi Sementara.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik).
5. Penggolongan Watak (Tipologis).
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4)Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Amalia Ghaniya 9c/7
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
kehidupan manusia sebagai makhluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan
UNSUR SOSIAL
-nilai nilai sosial
-organisasi
-pola perilaku
-hubungan sosial
-interaksi sosial
UNSUR BUDAYA
-bahasa
-sistem keagamaan
-sistem pengetahuan
-sistem ekonomi
-kesenian
CIRI CIRI
1.berkelanjuta
2.imitatif
3.disorganisasi sementara
4.hubungan kausalitas
5.penggolongan watak
FAKTOR PENDORONG
1.adanya kontak dengan kebudayaan lain
2.sistem pendidikan formal yang maju
3.sikap menghargai hasil karya orang lain
4.toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5.sistem terbuka masyarakat
6.heterogenitas penduduk
7.orientasi ke masa depan
8.ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang bidang tertentu
9.nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
FAKTOR PENGHAMBAT
1.kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.terhambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.adanya kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.hambatan yang bersifat ideologis
8.adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9.nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk
BENTUK PERUBAHAN SOSIAL
A.BERDASARKAN WAKTU
1.perubahan sosial lambat
perubahan evolusi membutuhkan waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan tahapan dari sederhana menjadi maju
2.perubahan sosial cepat
revolusi adalah sebutan bagi perubahan yang berlangsung dengan sangat cepat
BERDASARKAN SUDUT PANDANG
1.perubahan yang dikehendaki
perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan
BERDASARKAN PENGARUHNYA
1.perubahan sosial kecil
tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial
2.perubahan sosial besar
menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial
BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGAN
1.perubahan sosial progress
menuju ke arah kemajuan
2.perubahan sosial regress
menuju ke arah kemunduran
Renata Indriana Prawita/9C/32
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya
# Pengertian
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
# Unsur Sosial
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
# Unsur Budaya
- Bahasa
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
# Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
# Faktor pendorong & penghambat perubahan
A. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
B. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki
# Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
A. Berdasarkan waktu
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
B. Berdasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
C. Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan Sosial Besar
D. Berdasarkan arah perkembangan
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
Nur Fitriani Fajrina//9c//27
BalasHapus*PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA*
*Pengertian
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
*Unsur Sosial
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
*Unsur Budaya
- Bahasa
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
*Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat.
2. Imitatif
Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya.
3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya.
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
*Faktor pendorong & penghambat perubahan
*Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
*Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki
*Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
A. Berdasarkan waktu
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
*Berdasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
*Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan Sosial Besar
*Berdasarkan arah perkembangan
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
Achmad Rifai Fadhillah/9C/1
BalasHapus•Perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan dirasakan di kehidupan sehari hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi dimasyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Menurut buku max weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur unsur didalamnya.
Perubahan sosial dapat meliputi : perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
•Unsur sosial,
Unsur unsur dalam perubahan sosial dimasyarakat antara lain adalah:
Nilai nilai sosial, organisasi, pola perilaku, susunan dari lembaga kemasyarakatan, kekuasaan serta wewenang, lapisan didalam lingkungan masyarakat, hubungan sosial, interaksi sosial.
•Unsur budaya,
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
Bahasa, sistem pengetahuan, sistem peralatan dan teknologi, organisasi sosial, sistem ekonomi dan mata pencaharian, kesenian, sistem keagamaan
•Ciri ciri perubahan sosial budaya
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi sementara
4. Hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan watak (tipologis)
•Faktor pendorong dan penghambat perubahan
1. Adanya kontak pendorong perubahan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6. Heterogenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Faradila firliyanti/9B/15
BalasHapusKehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang.Unsur budaya dalam lingkup masyarakat antara lain bahasa,sistem pengetahuan,sistem peralatan dan teknologi,organisasi sosial,sistem ekonomi dan mata pencaharian,kesenian,dan sistem keagamaan.Ciri-ciri perubahan sosial budaya antara lain berkelanjutan,imitatif,disorganisasi sementara,hubungan kausalitas (timbal balik),penggolongan watak (tipologis).
Berdasarkan sudut pandang masyarakat yaitu perubahan yang dikehendaki/direncanakan (planned change) dan perubahan yang tidak dikehendaki/tidak direncanakan (unplanned change). Berdasarkan pengaruhnya yaitu perubahan sosial kecil dan perubahan sosial besar. Berdasarkan arah perkembangannya yaitu perubahan sosial progress dan perubahan sosial regress.
Andra Setiawan Saputra/9C/9
BalasHapus•PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.
•PENDAPAT TOKOH
~Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
•Unsur Sosial
~Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
Nilai-nilai sosial.
Organisasi.
Pola perilaku.
Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
Kekuasaan serta wewenang.
Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
Hubungan sosial.
Interaksi sosial.
•UNSUR BUDAYA
~Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
Bahasa.
Sistem pengetahuan.
Sistem peralatan dan teknologi.
Organisasi sosial
Sistem ekonomi & mata pencaharian.
Kesenian.
Sistem keagamaan.
•Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
1. Berkelanjutan
2.Imitiatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
•Faktor-Faktor Pendorong Perubahan.
1.Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2.Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3.Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4.Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5.Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6.Heterogenitas Penduduk
7.Orientasi ke masa depan
8.Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9.Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Marwan Fadillah/9B/22
BalasHapusPengertian
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.l
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata
Ciri ciri perubahan sosial budaya
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi sementara
4. Hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan watak (tipologis)
Faktor pendorong dan penghambat perubahan
1. Adanya kontak pendorong perubahan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6. Heterogenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Anggara Kusuma/9C/10
BalasHapus#PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA#
#Pengertian#
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
*Unsur Sosial
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
*Unsur Budaya
- Bahasa
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
#Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.#
1. Berkelanjutan
Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat.
2. Imitatif
Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya.
3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya.
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
Keysha Putri Anjani/9A/14
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
_____________________________
- Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
PENDAPAT TOKOH
_______________________
-Max Weber
Perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
-Sosiolog Indonesia Selo
Perubahan sosial budaya sebagai segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosialnya.
-Pakar ilmu sosial Gillin dan Gillin
perubahan sosial budaya merupakan suatu variasi dari cara hidup masyarakat yang telah diterima, baik karena perubaha kondisi geografis, kultur, demografi, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di masyarakat.
-Samuel Koenig
perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal.
UNSUR SOSIAL
___________________
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
·>Nilai-nilai sosial.
·>Organisasi.
·>Pola perilaku.
·>Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
·>Kekuasaan serta wewenang.
·>Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
·>Hubungan sosial.
·>Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
_____________________
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
·>Bahasa.
·>Sistem pengetahuan.
·>Sistem peralatan dan teknologi.
·>Organisasi sosial
·>Sistem ekonomi & mata pencaharian.
·>Kesenian.
·>Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
_____________________________
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Ada pula faktor pendorong dan penghambat perubahan.
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
_____________________________
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
_____________________________
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
•BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
BERDASARKAN WAKTU
_____________________________
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
=>Syarat terjadinya revolusi;
-Harus ada kesepakatan untuk berubah
-Harus ada moment tertentu
-Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
-Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai
BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
_____________________________
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
BERDASARKAN PENGARUHNYA
____________________________
1. Perubahan Sosial Kecil
Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
2. Perubahan Sosial Besar
Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial.
BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
_____________________________
1.)Perubahan Sosial Progress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan.
2.)Perubahan Sosial Regress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran.
Muhammad roshan 9A-absen 2020
BalasHapusPENJELASAN PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA:
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL:
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA SOSIAL:
- Bahasa.
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial.
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
***Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
CIRI CIRI PERUBAHAN BUDAYA SOSIAL::
1. Berkelanjutan.
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara.
4. Hubungan Kausalitas
5. Penggolongan Watak
faktor faktor pendorong Perubahan antara lain
1.interaksi dengan Kebudayaan Lain
2.Sikap Menghargai Karya Orang Lain
3.Sistem Pendidikan Formal yang maju
4.Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5.Sistem Terbuka Masyarakat
6.Heterogenitas Penduduk
Rafa Halim Permana/9.C/29
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita. Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan.
PENDAPAT TOKOH
Max Weber :
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
UNSUR SOSIAL
terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
• Nilai-nilai sosial.
• Organisasi.
• Pola perilaku.
• Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
• Kekuasaan serta wewenang.
• Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
• Hubungan sosial.
• Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
• Bahasa.
• Sistem pengetahuan.
• Sistem peralatan dan teknologi.
• Organisasi sosial.
• Sistem ekonomi & mata pencaharian.
• Kesenian.
• Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Faktor - Faktor Pendorong Perubahan
1. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2. Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3. Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4. Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5. Sistem Terbuka Masyarakat (Open stratification)
6. Heterogenitas Penduduk
7. Orientasi ke Masa Depan
8. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9. Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Faktor - Faktor Penghambat Perubahan
1. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2. Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3. Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4. Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5. Adanya Kepentingan - Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6. Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7. Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8. Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9. Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin
Diperbaiki
Anggi Eka Permana/9C/11
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL:
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA:
- Bahasa.
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial.
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
1. Berkelanjutan.
2. Imitatif.
3. Disorganisasi Sementara.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik).
5. Penggolongan Watak (Tipologis).
AyustinaAbdwika/9A/7/Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
Nur Fitri Rachmadilla Dewanti/9B/26
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya
•Perubahan Sosial Budaya merupakan perubahan perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat yang memengaruhi nilai sosialnya termasuk sikap sikap sosial dan pola perilaku didalam suatu masyarakat.
•Ciri ciri Perubahan Sosial :
Berkelanjutan, Imitatif, Disorganisasi Sementara, Hubungan Kausalitas (Timbal Balik), Penggolongan Watak.
•Unsur Sosial (organisasi, pola perilaku, hubungan sosial, interaksi sosial)
•Unsur Budaya (bahasa, kesenian, sistem keagamaan, sistem pengetahuan)
•Faktor faktor Pendorong Perubahan : Kontak dengan budaya lain, Sistem pendidikan formal yang maju, Toleransi.
•Faktor faktor Penghambat Perubahan : Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan, kurangnya hubungan atau komunikasi dengan masyarakat lain, sikap masyarakat yang masih tergolong tradisional.
•Bentuk Perubahan Sosial :
1. Berdasarkan Waktu : Perubahan sosial lambat (Evolusi), dan perubahan sosial cepat (Revolusi).
2. Berdasarkan Sudut Pandang Masyarakat : Perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki.
3. Berdasarkan Pengaruhnya : Perubahan sosial kecil dan perubahan sosial besar.
4. Berdasarkan Perkembangannya : Perubahan sosial Progress dan perubahan sosial Regress
Raditha Ayudia Balqish 9C//28
BalasHapusPerubahan sosial budaya
-Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
*Pendapat tokoh
-Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
*Selo Seomardjan
Perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.
- J.L Gillin & J.P Gillin
Perubahan sosial merupakan variasi dari cara-cara atau mode hidup yang telah diterima, bisa karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk atau ideologi, dalam kebudayaan materil, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.
*Samuel Koenig
medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
-Unsur-unsur sosial
-Nilai-nilai sosial,
-Organisasi,
-Pola perilaku
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan -Kekuasaan serta wewenang
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat
- Hubungan sosial
- Interaksi sosial.
-Unsur unsur budaya
*Bahasa
*Sistem pengetahuan
*Sistem peralatan dan teknologi
- Organisasi sosial
*Sistem ekonomi & mata pencaharian -Kesenian
*Sistem keagamaan.
-Ciri-ciri perubahan sosial budaya
Berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas (timbal balik), penggolongan watak (Tipologis)
*Faktor pendorong & penghambat perubahan
*Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
*Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki
*Bentuk bentuk perubahan sosial budaya
-Berdasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat
2. Perubahan sosial cepat
-Bedasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki/direncanakan
2.Perubahan yang tidak dikehendaki/ direncanakan
-Berdasarkan pengaruhnya
1.Perubahan sosial kecil
2.Perubahan sosial besar
Berdasarkan perkembangannya
1.Perubahan sosial progres
2.Perubahan sosial regres
Hafidzah Nurul A (12/9A)
BalasHapus__________________________
Perubahan sosial budaya – dalam kehidupan bermasyarakat, perubahan sosial budaya menjadi kajian yang cukup menarik. Berawal dari terjadinya perubahan sosial, mampu mengubah gejala dan struktur sosial didalam masyarakat
Pengertian perubahan sosial budaya :
• Hirschman
• Max Iver
• Max Weber
• Gillin
• W. Kornblum
• Kingsley Davis
• Selo Sumardjan
Faktor perubahan sosial budaya :
• Adanya penemuan baru
• Pengaruh Jumlah Penduduk
• Munculnya KonflikKonflik
• Terjadi RevolusiRevolusi
• Keterbukaan Pada Lapisan Masyarakaat
• Motivasi Berprestasi
• Sistem Pendidikan MajuMaju
• Akulturasi
Penyebab terjadinya perubahan sosial budaya yang sering kamu rasakan adalah akulturasi. Akulturasi adalah pertemuan dua kebudayaan dari bangsa yang berbeda dan saling mempengaruhi. Proses akulturasi tidak terjadi begitu saja, tetapi melalui proses yang terjadi secara berkelanjutan, sehingga tidak terasa terjadi perubahan budaya :
• Asimilasi
Bentuk perubahasan sosial budaya
Ternyata perubahan sosial budaya memiliki beberapa bentuk yang tidak disadari oleh banyak orang. Apa saja sih bentuk-bentuknya. Berikut ulasannya :
• Evolusi dan Revolusi
1. Evolusi
Penggunaan kata evolusi mengacu pada perubahan sosial yang memakan waktu yang lama tanpa ada kehendak dari masyarakat. Terbentuknya revolusi dipengaruhi oleh dorongan masyarakat agar bisa menyesuaikan diri terhadap perkembangan masyarakat yang terjadi waktu itu.
2. Revolusi
Sedangkan istilah revolusi lebih tepat digunakan untuk melakukan perubahan secara cepat tanpa direncanakan sebelumnya. Kebalikan dari evolusi, jadi revolusi bisa terjadi karena sudah direncanakan sebelumnya, meskipun demikian, ada juga yang tidak direncanakan.
Perubahan yang Direncanakan dan Perubahan yang tidak direncanakan
Bentuk perubahan sosial budaya ada dua, yaitu perubahan budaya yang direncanakan dan perubahan budaya yang tidak direncanakan.
1. Perubahan direncanakan
Dikatakan sebagai perubahan budaya yang direncanakan karena terjadinya perubahan berdasarkan pada perkiraan yang sudah direncanakan oleh pihak pembuat. Pihak pembuat rencana disebut sebagai agen of change.
2. Perubahan yang tidak direncanakan
Sebaliknya, perubahan budaya yang tidak direncanakan terbentuk karena tanpa direncanakan terlebih dahulu. Perubahan yang tidak direncanakan memiliki kecenderungan ditentang oleh masyarakat yang bersangkutan.
Perubahan kecil dan besar
selain masalah perencanaan dan revolusi ada juga bentuk perubahan sosial yang berupa perubahan kecil dan perubahan besar.
1. Perubahan kecil
Terjadinya perubahan kecil lebih sering terjadi pada unsur perubahan sosial yang tidak memiliki pengaruh yang begitu berarti. Contohnya, masalah perubahan fashion, perubahan lifestyle dan masih banyak lagi.
2. Perubahan besar
Sebaliknya, perubahan besar akan mendapat pertentangan besar bagi masyarakat. Dikatakan terjadi perubahan besar apabila menyangkut pada unsur-unsur struktur sosial yang memberi pengaruh besar pada masyarakat. Sehingga jika unsur struktur sosial tersebut terlalu berubah drastis, bisa menimbulkan perubahan reaksi dan pertentangan dari masyarakat.
Nama : Nayla Syahfiqah
BalasHapusKelas : 9C / 25
PENGERTIAN
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
UNSUR SOSIAL
-Nilai-nilai sosial.
-Organisasi.
-Pola perilaku.
-Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
-Kekuasaan serta wewenang.
-Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
-Hubungan sosial.
-Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
-Bahasa.
-Sistem pengetahuan.
-Sistem peralatan dan teknologi.
-Organisasi sosial
-Sistem ekonomi & mata pencaharian.
-Kesenian.
-Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.Disorganisasi Sementara
4.Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5.Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki
BERDASARKAN WAKTU :
1.Perubahan Sosial Lambat (Evolusi) = Perubahan evolusi membutuhkan waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan² dari sederhana menjadi maju
2.Perubahan Sosial Cepat (Revolusi) = sebutan bagi perubahan yang berlangsung dengan sangat cepat. Revolusi mengubah dasar dari kehidupan pokok di masyarakat
BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change) = perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change).
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change) = perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat.
BERDASARKAN PENGARUHNYA
1. Perubahan Sosial Kecil = Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
2. Perubahan Sosial Besar = Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial
BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress = Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan, sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
2. Perubahan Sosial Regress = Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran, sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat.
Andhika Wahyu Pramudya / 9B / 4
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
— Nilai-nilai sosial.
— Organisasi.
— Pola perilaku.
— Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
— Kekuasaan serta wewenang.
— Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
— Hubungan sosial.
— Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
— Bahasa.
— Sistem pengetahuan.
— Sistem peralatan dan teknologi.
— Organisasi sosial
— Sistem ekonomi & mata pencaharian.
— Kesenian.
— Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
A. Berkelanjutan
Perubahan sosial sifatnya berkelanjutan dan ini merupakan ciri-ciri yang paling utama. Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat. Perubahan sosial sudah pasti terjadi pada masyarakat dan akan terus berkembang. Hal ini adalah konsekuensi dasar karena manusia merupakan mahkluk sosial.
B. Imitatif
Perubahan sosial juga bersifat imitatif, apa maksudnya? Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya. Kok bisa? Ya, hal itu terjadi karena masing-masing kelompok akan saling mempengaruhi, mereka tidak dapat mengisolir diri dari perubahan-perubahan yang ada.
C. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara. Contoh disorganisasi sementara pada perubahan sosial itu seperti disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada tahun 1998.
D. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya. Kenapa begitu? Karena antara aspek material dan immaterial memiliki satu hubungan kausalitas (timbal balik)
E. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
Miftha sofyani gamizu/9c/36.
BalasHapusPerubahan sosial budaya.
Pengertian:
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
Unsur sosial:
-Nilai-nilai sosial.
-Organisasi.
-Pola perilaku.
-Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
-Kekuasaan serta wewenang.
-Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
-Hubungan sosial.
-Interaksi sosial.
Unsur budaya:
-Bahasa.
-Sistem pengetahuan.
-Sistem peralatan dan teknologi.
-Organisasi sosial
-Sistem ekonomi & mata pencaharian.
-Kesenian.
-Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
-Berkelanjutan
-lmitatif
-Disorganisasi Sementara
-Hubungan Kausalitas (Timbal -Balik)Penggolongan Watak (Tipologis)
BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA.
A. Berdasarkan waktu.
-Perubahan Sosial Lambat (Evolusi).
-Perubahan Sosial Cepat (Revolusi).
B. Perubahan berdasarkan sudut pandang masyarakat.
-Perubahan yang dikehendaki/direncanakan (planned change) .
-perubahan yang tidak di kehendaki/tidak direncanakan (unplanned change).
C. Bedasarkan pengaruhnya.
-Perubahan Sosial Kecil
-Perubahan Sosial Besar
D. Bedasarkan arah perkembangannya.
-Peruahan sosial progress
-Perubahan Sosial Regress
Rasya Nabila Putri/9C/31
BalasHapus— PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.
— PENDAPAT TOKOH
-Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
— Unsur Sosial
-Nilai-nilai sosial.
-Organisasi.
-Pola perilaku.
-Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
-Kekuasaan serta wewenang.
-Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
-Hubungan sosial.
-Interaksi sosial.
— UNSUR BUDAYA
-Bahasa.
-Sistem pengetahuan.
-Sistem peralatan dan teknologi.
-Organisasi sosial
-Sistem ekonomi & mata -Pencaharian.
-Kesenian.
-Sistem keagamaan.
— Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya:
-Berkelanjutan
-Imitiatif
-Disorganisasi Sementara
-Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
-Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
— Faktor-Faktor Pendorong Perubahan:
-Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
-Sistem Pendidikan Formal yang Maju
-Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
-Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
-Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
-Heterogenitas Penduduk
-Orientasi ke masa depan
-Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
-Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
— Faktor-Faktor Penghambat Perubahan.
-Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
-Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
-Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
-Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
-Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
-Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
-Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
-Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
-Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
Zaskia maharani/9A/35
BalasHapus1. Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
2. Perubahan sosial kecil tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada lingkungan sosial
3. Perubahan sosial besar menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial.
4. Perubahan sosial regress yaitu suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran, sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat.
5. Sementara Perubahan Sosial Progress yaitu suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan, sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
Puguh Subagyo/9B/28
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.UNSUR SOSIAL:Nilai-nilai sosial.Organisasi.Pola perilaku.Susunan dari lembaga kemasyarakatan. Kekuasaan serta wewenang.Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
Hubungan sosial. Interaksi sosial. UNSUR BUDAYA:Bahasa.Sistem pengetahuan.Sistem peralatan dan teknologi.Organisasi sosial.Sistem ekonomi & mata pencaharian.Kesenian.Sistem keagamaan.Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
BUNGA NAILA I/9.A/8/PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
BalasHapusPENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis.
UNSUR
• Unsur Sosial
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah :
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang sosial
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
• Unsur Budaya
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah :
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
CIRI - CIRI
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN
1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN
1.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
Vincentia Angel Kifana // 31 // 9A
BalasHapusPerubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. perubahan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang memengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial.
Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi, dan interaksi sosial.
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat :
- Nilai-nilai sosial.
-Organisasi.
- Pola perilaku.
-Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
-Kekuasaan serta wewenang.
-Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
-Hubungan sosial.
-Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
-Bahasa.
-Sistem pengetahuan.
-Sistem peralatan dan teknologi.
-Organisasi sosial
-Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
- adanya kontak dengan negara lain
- Sistem Pendidikan Formal yang Maju
- Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
- Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
- Heterogenitas Penduduk
- orientasi ke masa depan
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
-Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
- Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
- Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
- Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
• Pengertian
BalasHapusKehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
• Unsur unsur sosial
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
• UNSUR BUDAYA
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
• Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
a. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
b. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
• BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A. BERDASARKAN WAKTU;
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan evolusi membutuhkan waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan-tahapan dari sederhana menjadi maju,
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
3. Revolusi adalah sebutan bagi perubahan yang berlangsung dengan sangat cepat.
Syarat terjadinya revolusi;
- Harus ada kesepakatan untuk berubah
- Harus ada moment tertentu
- Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
- Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai.
• BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang dikehendaki adalah perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change).
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
3. Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat.
• BERDASARKAN PENGARUHNYA
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
Perubahan Sosial Besar
Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial.
• BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
FADHIA RIZKA AZZAHRA/ IX B/ 14
BalasHapus• Pengertian
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
• Unsur unsur sosial
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
• UNSUR BUDAYA
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
• Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
a. Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
b. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
• BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A. BERDASARKAN WAKTU;
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan evolusi membutuhkan waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan-tahapan dari sederhana menjadi maju,
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
3. Revolusi adalah sebutan bagi perubahan yang berlangsung dengan sangat cepat.
Syarat terjadinya revolusi;
- Harus ada kesepakatan untuk berubah
- Harus ada moment tertentu
- Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
- Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai.
• BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang dikehendaki adalah perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change).
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
3. Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat.
• BERDASARKAN PENGARUHNYA
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
Perubahan Sosial Besar
Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial.
• BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
Andri Mangara Sianturi/9A/4
BalasHapusKehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
Masyarakat selalu mengalami perkembangan, ke arah yang lebih baik atau tidak, itu soal lain. Pastinya, kehidupan masyarakat selalu dinamis. Dengan kata lain, perubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Stefanova R. Nadeak/9A/29
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya
PENGERTIAN
Perubahaan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang memengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial.
UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
7 unsur kebudayaan atau 7 unsur universal, antara lain adalah:
- Bahasa.
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial.
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
4) Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang
5) Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification)
6) Heterogenitas Penduduk
7) Orientasi ke Masa Depan
8) Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
9) Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya
Faktor-Faktor Penghambat Perubahan
1) Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2) Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3) Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
4) Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan
5) Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest)
6) Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing)
7) Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis
8) Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar
9) Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A. BERDASARKAN WAKTU;
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
Syarat terjadinya revolusi;
- Harus ada kesepakatan untuk berubah
- Harus ada moment tertentu
- Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
- Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat oleh masyarakat dan dilengkapi oleh suatu ideologi tertentu.
B. BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
C. BERDASARKAN PENGARUHNYA
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan Sosial Besar
D. BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan Sosial Regress
Riska Purwanti IX-D 26
BalasHapusPerubahan sosial budaya
Pengertian
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Pendapat tokoh
Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
Selo Seomardjan
Perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.
J.L Gillin & J.P Gillin
Perubahan sosial merupakan variasi dari cara-cara atau mode hidup yang telah diterima, bisa karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk atau ideologi, dalam kebudayaan materil, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.
Samuel Koenig
medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
Unsur-unsur
Unsur unsur sosial
Organisasi, Pola perilaku, Susunan dari lembaga kemasyarakatan, Kekuasaan serta wewenang, Lapisan di dalam lingkungan masyarakat, Hubungan sosial, Interaksi sosial.
Unsur unsur budaya
Bahasa, Sistem pengetahuan, Sistem peralatan dan teknologi, Organisasi sosial, Sistem ekonomi & mata pencaharian, Kesenian, Sistem keagamaan.
Ciri-ciri
Berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas (timbal balik), penggolongan watak (Tipologis)
Faktor pendorong perubahan
1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Faktor penghambat perubahan
>>1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3. Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4. Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6. Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8. Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
Bentuk bentuk perubahan sosial budaya
Berdasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat
2. Perubahan sosial cepat
Bedasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki/direncanakan
2. Perubahan yang tidak dikehendaki/ direncanakan
Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan sosial kecil
2. Perubahan sosial besar
Berdasarkan perkembangannya
1. Perubahan sosial progres
2. Perubahan sosial regres
Dzakwan Surya Wijaya 9D (05)
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.
Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis.
PENDAPAT TOKOH
Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Shafina Mutiara Qolby
BalasHapusKelas: 9E // absen 29
Perubahan Sosial Budaya
perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
*UNSUR SOSIAL :
·Nilai-nilai sosial.
·Organisasi.
·Pola perilaku.
·Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
·Kekuasaan serta wewenang.
·Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
·Hubungan sosial.
·Interaksi sosial.
*UNSUR BUDAYA :
·Bahasa.
·Sistem pengetahuan.
·Sistem peralatan dan teknologi.
·Organisasi sosial
·Sistem ekonomi & mata pencaharian.
·Kesenian.
·Sistem keagamaan.
*Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya :
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.Disorganisasi Sementara
4.Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
*Faktor-Faktor Pendorong Perubahan sosial budaya :
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
*Faktor-Faktor Penghambat Perubahan sosial budaya :
1)Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain
2)Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan
3)Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional
Alya Bunga Sherina/9E/04
BalasHapus_PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA_
*PENGERTIAN*
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
*PENDAPAT TOKOH*
*Max Weber*
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
*Selo Soemardjan*
Sosiolog Indonesia Selo Soemardjan mendefinisikan perubahan sosial budaya sebagai segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosialnya.
*J.L Gillin & J.P Gillin*
Pakar ilmu sosial Gillin dan Gillin mengatakan bahwa perubahan sosial budaya merupakan suatu variasi dari cara hidup masyarakat yang telah diterima
*Samuel Koenig*
Samuel Koenig medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal.
*UNSUR SOSIAL*
·Nilai-nilai sosial.
·Organisasi.
·Pola perilaku.
·Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
·Kekuasaan serta wewenang.
·Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
·Hubungan sosial.
·Interaksi sosial.
*UNSUR BUDAYA*
·Bahasa.
·Sistem pengetahuan.
·Sistem peralatan dan teknologi.
·Organisasi sosial.
·Sistem ekonomi & mata pencaharian.
·Kesenian.
·Sistem keagamaan.
*CIRI-CIRI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA*
1.Berkelanjutan.
2.Imitatif.
3.Disorganisasi Sementara.
4.Hubungan Kausalitas (Timbal Balik).
5.Penggolongan Watak (Tipologis).
*FAKTOR-FAKTOR PENDORONG
PERUBAHAN*
1. Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain.
2.Sistem Pendidikan Formal yang Maju.
3.Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain.
4.Toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang.
5.Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification).
6.Heterogenitas Penduduk.
7.Orientasi ke Masa Depan.
8.Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu.
9.Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya.
*FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN*
1.Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain.
2.Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan.
3.Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional.
4.Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan.
5.Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest).
6.Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing).
7.Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis.
8.Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar.
9.Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
*BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA*
A.BERDASARKAN WAKTU;
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi).
2.Perubahan Sosial Cepat (Revolusi).
B.BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT;
1.Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change).
2.Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change).
C.BERDASARKAN PENGARUHNYA;
1. Perubahan Sosial Kecil.
2. Perubahan Sosial Besar
D.BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA;
1. Perubahan Sosial Progress.
2.Perubahan Sosial Regress.
Aida Nurul Afifah/9E/Absen 2
BalasHapusPerubahan sosial budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang memengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial, yang mempengaruhi perubahan nilai-nilai, norma, teknologi dan interaksi sosial. Meliputi unsur sosial dan 7 unsur kebudayaan. Ciri-cirinya adalah: berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas(Timbal balik) dan penggolongan watak/tipologis.
Faktor-faktor pendorong perubahan: Sistem Pendidikan Formal yang Maju, adanya kontak dengan Kebudayaan Lain, Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain, toleransi terhadap Perbuatan yang Menyimpang, Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain, Heterogenitas Penduduk, Sistem Terbuka Masyarakat (Open Stratification), Orientasi ke Masa Depan, Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu, serta Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berikhtiar untuk Memperbaiki Hidupnya.
Faktor penghambat:
Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain, Terlambatnya Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Sikap Masyarakat yang Masih Sangat Tradisional, Rasa Takut Terjadinya Kegoyahan pada Integritas Kebudayaan, Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam dengan Kuat (Vested Interest), Adanya Sikap Tertutup dan Prasangka Terhadap Hal Baru (Asing), Hambatan-Hambatan yang Bersifat Ideologis, Adat atau Kebiasaan yang Telah Mengakar, serta Nilai Bahwa Hidup ini pada Hakikatnya Buruk dan Tidak Mungkin Diperbaiki.
Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya:
1. Berdasarkan waktu: perubahan sosial lambat(evolusi) dan perubahan sosial cepat(Revolusi)
2. Berdasarkan sudut pandang: perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki
3. Berdasarkan pengaruhnya: perubahan sosial kecil dan perubahan sosial besar.
4. Berdasarkan arah perkembangannya: perubahan sosial progress dan perubahan sosial regress.
Nama: Widya Rachmawati
BalasHapuskelas: 9E
absen: 32
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
*PENGERTIAN
Perubahan sosial budaya merupakan bagian dari perubahan kebudayaan, perubahan kebudayaan meliputi hal hal seperti kesenian , ilmu pengetahuan , teknologi , dan filsafat. ada pun perubahan sosial misalnya perubahan pada perilaku remaja, perubahan nilai dan norma
dalam masyarakat ,perubahan pada peran perempuan dan laki laki.
*Ciri-ciri
1. Berkelanjutan
2. Imitatif (peniruan)
3. Disorganisasi sementara
4. Hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan watak (tipologis)
*Faktor pendorong
- Ketidakpuasan terhadap kondisi yang ada.
- Penemuan baru (discovery dan invention).
- Sikap terbuka terhadap perubahan.
- Perubahan standar hidup.
- Sikap pendidikan yang maju
- Keadaan masyarakat yang majemuk.
*Faktor penghambat
- Alasan ideologi dan agama.
- Sikap tertutup terhadap perubahan.
- Tingkat pendidikan yang rendah pada masyarakat.
- Struktur sosial.
- Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.
- Sikap masyarakat yang sangat tradisional.
*UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
*UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
FIRYAL SYAHLA RAMADHANI 9D ABSEN 9
BalasHapusPENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis.
UNSUR
• Unsur Sosial
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah :
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang sosial
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
• Unsur Budaya
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah :
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
CIRI - CIRI
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN
1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN
1.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
Alfia Putri Utami/9F/02
BalasHapus-Perubahan Sosial Budaya-
Pengertian:Perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.Perubahan sosial adalah hal yang bisa di lihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Kesimpulan dari para pendapat tokoh:Bahwa perubahan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang mempengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial.
Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai,norma,teknologi,dan interaksi sosial.
Unsur Sosial
•Nilai-nilai sosial
•Organisasi
•Pola perilaku
•Susunan dari lembaga kemasyarakatan
•Kekuasaan serta wewenang
•Lapisan di dalam lingkungan masyarakat
•Hubungan sosial
•interaksi sosial
Unsur Budaya
•Bahasa
•Sistem pengetahuan •Sistem peralatan dan teknologi.
•Organisasi sosial
•Sistem ekonomi dan mata pencaharian •kesenian
•sistem keagamaan
Ciri-ciri Perubahan sosial budaya:
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.disorganisasi sementara
4.Hubungan Kausalitas (timbal balik)
5.Penggolongan Watak (tipologis)
Faktor Pendorong
1.Adanya kontak dengan kebudayaan lain.
2.Sistem pendidikan formal yang maju.
3.Sikap menghargai hasil karya orang lain.
4.Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang.
5.Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6.Heterogenitas penduduk.
7.Orientasi ke masa Depan
8.Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9.Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
Faktor Penghambat Perubahan.
1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadi nya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya Kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat (vested interest)
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru (asing)
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9.Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
Bentuk-Bentuk perubahan sosial budaya.
A.Berdasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat (evolusi)
2. Perubahan sosial cepat (revolusi)
Berdasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan (planet change) adalah perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change)
2. Perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan (unplanned change) adalah perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat.
Berdasarkan pengaruh nya.
1.Perubahan sosial kecil perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
2.Perubahan sosial besar perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berat bagi kehidupan sosial.
Berdasarkan arah perkembangannya.
1.Perubahan sosial progress adalah suatu perubahan sosial yang menuju kearah kemajuan sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
2.Perubahan sosial regres adalah suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat.
Ridho Saputra/9F/30/
BalasHapusPerubahan Sosial Budaya✨
📍 Tidak tidak ada masyarakat yang tidak mengalami perubahan sosial budaya. Bentuk perubahan sosial budaya sangat beragam. Perubahan sosial cepat, perubahan sosial lambat, perubahan yang direncanakan perubahan yang tidak direncanakan perubahan yang pengaruhnya kecil dan perubahan yang pengaruhnya besar.
📍Ciri-ciri Perubahan sosial budaya:
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.disorganisasi sementara
4.Hubungan Kausalitas
(timbal balik)
5.Penggolongan Watak
(tipologis)
📍Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya :
1.Adanya kontak dengan
kebudayaan lain.
2.Sistem pendidikan formal
yang maju.
3.Sikap menghargai hasil
karya orang lain.
4.Toleransi terhadap
perbuatan yang
menyimpang.
5.Sistem terbuka masyarakat
(open stratification).
6.Heterogenitas penduduk.
7.Orientasi ke masa Depan.
8.Ketidak puasan masyarakat
terhadap bidang-bidang
tertentu.
9.Nilai bahwa manusia harus
senantiasa berikhtiar untuk
memperbaiki hidupnya.
📍Faktor Penghambat Perubahan.
1. Kurangnya hubungan
dengan masyarakat lain.
2.Terlambatnya
perkembangan ilmu
pengetahuan.
3.Sikap masyarakat yang
masih sangat tradisional.
4.Rasa takut terjadi nya
kegoyahan pada integritas
kebudayaan.
5.Adanya Kepentingan-
kepentingan yang telah
tertanam dengan kuat
(vested interest).
6.Adanya sikap tertutup dan
prasangka terhadap hal baru
(asing).
7.Hambatan-hambatan yang
bersifat ideologis.
8.Adat atau kebiasaan yang
telah mengakar.
9.Nilai bahwa hidup ini pada
hakikatnya buruk dan tidak
mungkin diperbaiki.
Majidah Salsabila/9f/19
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL:
- Nilai-nilai sosial.
- Organisasi.
- Pola perilaku.
- Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
- Kekuasaan serta wewenang.
- Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
- Hubungan sosial.
- Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA:
- Bahasa.
- Sistem pengetahuan.
- Sistem peralatan dan teknologi.
- Organisasi sosial.
- Sistem ekonomi & mata pencaharian.
- Kesenian.
- Sistem keagamaan.
Ciri ciri perubahan sosial budaya
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi sementara
4. Hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan watak (tipologis)
Faktor pendorong dan penghambat perubahan
1. Adanya kontak pendorong perubahan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6. Heterogenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Nama : Rania Amara
BalasHapusKelas : IX D
Absen : 22
PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis.
UNSUR
• Unsur Sosial
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah :
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang sosial
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
• Unsur Budaya
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah :
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
CIRI - CIRI
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN
1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN
1.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki.
Muhammad Adhwa
BalasHapus9F
Absen 20
Pengertian:Perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat.Perubahan sosial adalah hal yang bisa di lihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
Kesimpulan dari para pendapat tokoh:Bahwa perubahan sosial budaya merupakan perubahan pola perilaku dan unsur-unsur sosial budaya yang mempengaruhi perubahan sistem dan struktur sosial.
Setiap unsur di masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan sosial dapat meliputi perubahan nilai-nilai,norma,teknologi,dan interaksi sosial.
Unsur Sosial
•Nilai-nilai sosial
•Organisasi
•Pola perilaku
•Susunan dari lembaga kemasyarakatan
•Kekuasaan serta wewenang
•Lapisan di dalam lingkungan masyarakat
•Hubungan sosial
•interaksi sosial
Unsur Budaya
•Bahasa
•Sistem pengetahuan •Sistem peralatan dan teknologi.
•Organisasi sosial
•Sistem ekonomi dan mata pencaharian •kesenian
•sistem keagamaan
Ciri-ciri Perubahan sosial budaya:
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.disorganisasi sementara
4.Hubungan Kausalitas (timbal balik)
5.Penggolongan Watak (tipologis)
Faktor Pendorong
1.Adanya kontak dengan kebudayaan lain.
2.Sistem pendidikan formal yang maju.
3.Sikap menghargai hasil karya orang lain.
4.Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang.
5.Sistem terbuka masyarakat (open stratification)
6.Heterogenitas penduduk.
7.Orientasi ke masa Depan
8.Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9.Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
Faktor Penghambat Perubahan.
1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadi nya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya Kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat (vested interest)
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru (asing)
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9.Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
Bentuk-Bentuk perubahan sosial budaya.
A.Berdasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat (evolusi)
2. Perubahan sosial cepat (revolusi)
Berdasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan (planet change) adalah perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change)
2. Perubahan yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan (unplanned change) adalah perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat.
Berdasarkan pengaruh nya.
1.Perubahan sosial kecil perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
2.Perubahan sosial besar perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berat bagi kehidupan sosial.
Berdasarkan arah perkembangannya.
1.Perubahan sosial progress adalah suatu perubahan sosial yang menuju kearah kemajuan sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
2.Perubahan sosial regres adalah suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat.
Muhammad Raihan Al-Akbar/9F/22
BalasHapusPerubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menandai bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu senantiasa mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu pula dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat.
UNSUR SOSIAL
Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial.
UNSUR BUDAYA
Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
Proses sosial yang dialami oleh anggota masyarakat serta semua unsur – unsur dan sistem – sistem sosial, dimana semua tingkat kehidupan masyarakat secara sukarela atau dipengaruhi oleh unsur – unsur eksternal meninggalkan pola kehidupan, budaya, dan sistem sosial lama kemudian menyesuaikan diri atau menggunakan pola kehidupan, budaya dan sistem sosial yang baru.
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
Perubahan sosial sifatnya berkelanjutan dan ini merupakan ciri-ciri yang paling utama. Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat. Perubahan sosial sudah pasti terjadi pada masyarakat dan akan terus berkembang. Hal ini adalah konsekuensi dasar karena manusia merupakan mahkluk sosial.
2. Imitatif
Perubahan sosial juga bersifat imitatif, apa maksudnya? Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya. Kok bisa? Ya, hal itu terjadi karena masing-masing kelompok akan saling mempengaruhi, mereka tidak dapat mengisolir diri dari perubahan-perubahan yang ada.
3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara. Contoh disorganisasi sementara pada perubahan sosial itu seperti disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada tahun 1998.
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya. Kenapa begitu? Karena antara aspek material dan immaterial memiliki satu hubungan kausalitas (timbal balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.
Nama: lientang Carmelia Putri Setiawan
BalasHapusKelas;9f (18)
PENGERTIAN
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial setiap waktunya mengalami perubahan. Mulai perubahan perilaku, perubahan cara berpikir, dan perubahan-perubahan itu terus berkembang. Akan tetapi, perubahan sosial budaya itu tidak hanya melihat pada satu orang, melainkan lebih menyangkut seluruh masyarakat. Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
PENDAPAT TOKOH
Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
UNSUR SOSIAL
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial
UNSUR BUDAYA
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan
Ciri-Ciri Perubahan Sosial Budaya.
1. Berkelanjutan
2. Imitatif
3. Disorganisasi Sementara
4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5. Penggolongan Watak (Tipologis)
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
Faktor-Faktor Pendorong Perubahan
1) Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain
2) Sistem Pendidikan Formal yang Maju
3) Sikap Menghargai Hasil Karya Orang Lain
BENTUK –BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A. BERDASARKAN WAKTU;
1. Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
2. Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
Syarat terjadinya revolusi;
- Harus ada kesepakatan untuk berubah
- Harus ada moment tertentu
- Harus ada pemimpin/penggerak revolusi
- Harus ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat oleh masyarakat dan dilengkapi oleh suatu ideologi tertentu.
BERDASARKAN SUDUT PANDANG MASYARAKAT
1. Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
BERDASARKAN PENGARUHNYA
1. Perubahan Sosial Kecil
2. Perubahan sosial besar
BERDASARKAN ARAH PERKEMBANGANNYA
1. Perubahan Sosial Progress
2. Perubahan sosial regress
Ravasha Shoumi Abrori 9D-23
BalasHapusPERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
>>>PENGERTIAN
Perubahan sosial adalah hal yang bisa dilihat dan rasakan di kehidupan sehari-hari kita.
>>>PENDAPAT TOKOH
-Max Weber
Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
- Selo Soemardjan mendefinisikan perubahan sosial budaya sebagai segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosialnya.
- Gillin dan Gillin mengatakan bahwa perubahan sosial budaya merupakan suatu variasi dari cara hidup masyarakat yang telah diterima, baik karena perubaha kondisi geografis, kultur, demografi, ideologi, ataupun karena adanya penemuan-penemuan baru di masyarakat.
-Samuel Koenig medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal.
>>>UNSUR-UNSUR
-Unsur Sosial:
· Nilai-nilai sosial.
· Organisasi.
· Pola perilaku.
· Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
· Kekuasaan serta wewenang.
· Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
· Hubungan sosial.
· Interaksi sosial
-Unsur Budaya
· Bahasa.
· Sistem pengetahuan.
· Sistem peralatan dan teknologi.
· Organisasi sosial
· Sistem ekonomi & mata pencaharian.
· Kesenian.
· Sistem keagamaan.
>>>CIRI-CIRI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1.Berkelanjutan
2.Imitatif
3.Disorganisasi Sementara
4.Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
5.Penggolongan Watak (Tipologis)
>>>FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN
-Faktor pendorong perubahan ,antara lain:
1.Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2.Sistem pendidikan formal yang maju
3.Sikap menghargai hasil karya orang lain
4.Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5.Sistem terbuka masyarakat (Open Stratification)
6.Heterogenitas penduduk
7.Orientasi ke masa depan
8.Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9.Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya.
-Faktor penghambat,antara lain:
1.Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2.Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3.Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4.Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5.Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6.Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7.Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8.Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9.Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
>>>BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
A.Berdasarkan Waktu
1.Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
Perubahan evolusi membutuhkan waktu lama untuk terjadi karena harus melalui tahapan-tahapan dari sederhana menjadi maju, contohnya yang terjadi pada Suku Anak Dalam atau Suku Kubu di Jambi.
2.Perubahan Sosial Cepat (Revolusi)
Revolusi adalah sebutan bagi perubahan yang berlangsung dengan sangat cepat.
B.Berdasarkan Sudut Pandang Masyarakat
1.Perubahan yang Dikehendaki/direncanakan (Planned Change)
Perubahan yang dikehendaki adalah perubahan-perubahan yang dilakukan atas dasar perencanaan matang dari pihak yang menginginkan perubahan (agent of change).
2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki/Tidak Direncanakan (Unplanned Change)
Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan sosial yang terjadi di luar jangkauan masyarakat. Perubahan tidak terencana sering membawa masalah dan kekacauan pada masyarakat.
C.Berdasarkan Pengaruhnya
1. Perubahan Sosial Kecil
Perubahan yang tidak menyangkut seluruh unsur masyarakat dan tidak mengubah lembaga sosial yang ada di lingkungan sosial.
2. Perubahan Sosial Besar
Perubahan yang menyangkut masyarakat secara luas dan membawa pengaruh yang berarti bagi kehidupan sosial.
D.Berdasarkan Arah Perkembangannya
1. Perubahan Sosial Progress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemajuan, sehingga memberikan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
2. Perubahan Sosial Regress
Suatu perubahan sosial yang menuju ke arah kemunduran, sehingga dapat merugikan kehidupan masyarakat.
Nama:Fakhruddin.P,9E(12)
BalasHapusPerubahan sosial budaya
Pengertian
>>Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Pendapat tokoh
>> Max Weber
Menurut buku Sociological Writings, perubahan sosial budaya menurut Max Weber adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya.
Selo Seomardjan
Perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosial termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok dalam masyarakat.
J.L Gillin & J.P Gillin
Perubahan sosial merupakan variasi dari cara-cara atau mode hidup yang telah diterima, bisa karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk atau ideologi, dalam kebudayaan materil, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.
Samuel Koenig
medefinisikan perubahan sosial budaya sebagai modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan sosial yang disebabkan oleh baik faktor internal ataupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri manusia. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri manusia.
Unsur-unsur
>>Unsur unsur sosial
Organisasi, Pola perilaku, Susunan dari lembaga kemasyarakatan, Kekuasaan serta wewenang, Lapisan di dalam lingkungan masyarakat, Hubungan sosial, Interaksi sosial.
Unsur unsur budaya
Bahasa, Sistem pengetahuan, Sistem peralatan dan teknologi, Organisasi sosial, Sistem ekonomi & mata pencaharian, Kesenian, Sistem keagamaan.
Ciri-ciri
>>Berkelanjutan, imitatif, disorganisasi sementara, hubungan kausalitas (timbal balik), penggolongan watak (Tipologis)
Faktor pendorong perubahan
>>1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
2. Sistem pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang
5. Sistem terbuka masyarakat
6. Heterigenitas penduduk
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu
9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya
Faktor penghambat perubahan
>>1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan
3. Sikap masyarakat yang masih sangat tradisional
4. Rasa takut terjadinya kegoyahan pada integritas kebudayaan
5. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat
6. Adanya sikap tertutup dan prasangka terhadap hal baru
7. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis
8. Adat atau kebiasaan yang telah mengakar
9. Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki
Bentuk bentuk perubahan sosial budaya
>>Bedasarkan waktu
1. Perubahan sosial lambat
2. Perubahan sosial cepat
Bedasarkan sudut pandang masyarakat
1. Perubahan yang dikehendaki/direncanakan
2. Perubahan yang tidak dikehendaki/ direncanakan
Berdasarkan pengaruhnya
1. Perubahan sosial kecil
2. Perubahan sosial besar
Berdasarkan perkembangannya
1. Perubahan sosial progres
2. Perubahan sosial regres